Selasa (23/09/2020), MTsN 1 Ponorogo terus berupaya untuk meningkatkan pelayanan terbaiknya bagi siswa, alumni maupun masyarakat secara luas. Hal ini terbukti dengan di adakannya in house training Peningkatan Pelayanan Publik Berbasis PTSP ( Pelayananan Terpadu Satu Pintu ). Kegiatan ini digelar pada hari Senin-Selasa tanggal 22-23 September 2020 yang ikuti oleh seluruh Guru dan Karyawan MTsN 1 Ponorogo. Acara yang digelar selama dua hari tersebut, dibuka langsung oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Ponorogo, Bapak Syaikhul Hadi, S. Ag. M. Fil.I. Dalam sambutannya, beliau berharap MTsN 1 Ponorogo mampu menjadi contoh bagi madrasah lain untuk mengadakan pelayanan publik berbasis PTSP tersebut mengingat belum ada satu pun madrasah di Ponorogo yang menggunakan layanan PTSP ini. selain membuka acara, beliau juga memberikan materi mengenai kebijakan PTSP Kementerian Agama Kabupaten Ponorogo. “Kebijakan pelayanan terpadu satu pintu ini dalam rangka memudahkan masyarakat dalam menerima pelayanan.” Tuturnya.

Pelayanan terpadu satu pintu bukanlah kebijakan baru dalam manajemen birokrasi. Pembentukan PTSP termasuk dalam rangka mendekatkan dan meningkatkan pelayanan kepada masyarakat serta memperpendek proses pelayanan guna mewujudkan pelayanan yang cepat, mudah, murah, transparan, dan terjangkau. Dengan adanya PTSP tersebut, diharapkan madrasah mampu memberikan pelayanan prima, akuntabel dan terukur sesuai dengan standar yang telah ditetapkan.

Kegiatan ini turut serta di isi oleh peneliti Jusuf Kalla School of Goverment ( JKSG ) sekaligus dosen Universitas Muhammdiyah Ponorogo yakni Dr. Dian Suluh Kusuma Dewi S.Sos, M.Ap. yang membahas mengenai komunikasi publik menuju pelayanan prima. “Pelayanan prima merupakan bentuk pelayanan terbaik. Ini merupakan salah satu inovasi dalam bidang pelayanan. Prinsip pelayanan ini adalah better, faster, newer, cheaper and more simple. Sedangkan unsur pelayanan prima yakni ability, attitude, appearance, attention, action dan accountability.” Tegasnya. Beliau juga menyampaikan bahwa tujuan adanya pelayanan prima adalah kepuasan masyarakat.

Selain itu, Bapak Sunanil Huda, S.Pd selaku Analisis Humas dan Protokoler Kantor Kementerian Agama Kabupaten Ponorogo juga memberikan materi mengenai penyusunan SOP ( Standar Operasional Prosedur ) dalam PTSP. Dalam materinya beliau menyampaikan bahwa SOP adalah serangkaian instruksi tertulis yang dibukukan dan didokumentasikan dari aktivitas rutin dan berulang. SOP dibuat untuk mempermudah rutinitas pelayanan.

Diakhir sesi tersebut, Ibu Kepala Madrasah yakni Nuurun Nahdiyyah KY, M.Pd.I mengajak seluruh guru serta karyawan untuk membahas RTL ( Rencana Tindak Lanjut ) dari acara in house training Peningkatan Pelayanan Publik Berbasis PTSP ( Pelayananan Terpadu Satu Pintu ). “Kita harus selalu bergerak dan senantiasa memberikan perubahan dalam memberikan pelayanan. Mohon do’a dan restunya, Insyaallah bentuk program pelayanan yang akan kita berikan nantinya adalah layanan administrasi dan layanan konsultasi atau konseling.” Ucapnya dengan penuh semangat.

Penulis : Ulfa Khoirothun Nisa’

Editor : Yulik Sulistiara Prabawati