KOMITMEN MTSN 1 PONOROGO WUJUDKAN MADRASAH RISET

dp

Kamis (17/12/2020) Tidak diragukan lagi bahwa MTsN 1 Ponorogo merupakan madrasah hebat bermartabat yang terus meningkatkan inovasi terbaru dalam berbagai bidang salah satunya melalui Surat Keputusan Direktur Jendral Pendidikan Islam Kementerian Agama RI Nomor 6757 Tahun 2020 tentang penetapan madrasah penyelenggara riset tahun 2020. Ya, Selasa 15 Desember lalu, MTsN 1 Ponorogo telah ditetapkan sebagai salah satu madrasah tsanawiyah penyelenggara riset di Kabupaten Ponorogo oleh Direktur KSKK Madrasah, A. Umar.

Madrasah riset merupakan konsep pengembangan madrasah yang dilakukan melalui inovasi pembelajaran yakni penyelenggaraan riset. Tujuan adanya madrasah riset adalah menjadikan riset sebagai tradisi madrasah, sehingga setiap peserta didik terbiasa melakukan riset dalam semua mata pelajaran. Selain itu, untuk membangun sikap ilmiah peserta didik, pendidik dan tenaga kependidikan. Juga untuk mendorong tumbuhnya budaya akademik di lingkungan madrasah. Mengingat, saat ini riset bukan hanya menjadi otoritas perguruan tinggi saja namun juga lembaga pendidikan lainnya.

Berangkat dari program kerja kepala MTsN 1 Ponorogo yang memberikan porsi cukup dominan dalam bidang riset baik berupa penganggarannya maupun prioritas program jangka pendek dan panjang. Dimulai secara komprehensif, diaktualisasikan mulai dari peserta didik, tenaga pendidik dan kepala madrasah. Maka pada tahun tahun 2019, MTsN 1 Ponorogo melalui kepala madrasah, Nuurun Nahdiyyah KY, M.Pd.I melakukan pengajuan proposal kepada Direktur Jendral Pendidikan Islam Kementerian Agama RI. Dengan persyaratan yang tidak sederhana yakni komitmen madrasah untuk senantiasa melakukan riset menyeluruh baik dari peserta didik, tenaga pendidik dan kepala madrasah. Hal ini tebukti secara 4 tahun berturut-turut MTsN 1 Ponorogo istiqomah memperoleh penghargaan dalam bidang Karya Ilmiah Remaja ( KIR ) tingkat Propinsi Jawa Timur dan Nasional, kemudian penghargaan yang diterima oleh beberapa tenaga pendidik MTsN 1 Ponorogo berupa penelitian tindakan kelas ( PTK ) baik di tingkat Kabupaten Ponorogo maupun Propinsi Jawa Timur. Selain itu, sejak 2016 – 2020 kepala madrasah juga melakukan Penelitian Tindakan Madrasah ( PTM ) yang berhasil meraih prestasi di tingkat Propinsi Jawa Timur.

“Mudahan-mudah dengan terbitnya SK sebagai madrasah riset ini, menjadikan komitmen bagi madrasah kita untuk menciptakan lulusan yang benar-benar menjadi researcher masa depan Bangsa ini, yang mampu memberikan problem solving atas setiap permasalahan dan berkontribusi dalam bidang pendidikan maupun bidang lainnya.” Tutur kepala madrasah saat ditemui setelah acara soft launching PTSP MTsN 1 Ponorogo oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Propinsi Jawa Timur.

Kedepan, diharapkan, siswa madrasah tidak hanya kuat dalam bidang teoritis saja, namun teori tersebut juga bisa dilakukan penelitian secara empiris. Jadi, pembelajaran tuntas tidak hanya diajarkan di kelas, namun juga melakukan uji kebenaran dilapangan. Man jadda wajada!

 

Penulis : Ulfa Khoirothun Nisa’

Editor : Yulik Sulistiara Prabawati

Leave us a Comment