Konsisten Dengan Gerakan Furudul Ainiyah Melalui Tadarus Online

Musim Kemarau Berseni dan Buku Tempel Perjalanan (1)

Datangnya bulan suci ramadhan yang disertai dengan adanya badai virus corona ini, tidak mengurangi atau menghilangkan kegiatan rutin yang diadakan oleh MTsN 1 Ponorogo. Kegiatan rutin yang dimaksud adalah tadarus Al-Quran. Adanya perbedaan dari kegiatan di tahun ini dengan yang kemarin sangat jelas, yaitu kegiatan tadarus tidak bisa dilaksanakan dengan berkerumun atau bersama-sama di madrasah.

Namun, selalu ada solusi dalam setiap masalah. Kegiatan ini masih bisa terlaksana, yaitu diadakan secara online. Tadarus online ini dimulai sejak awal ramadhan, sedangkan pesertanya ialah seluruh bapak dan ibu serta karyawan MTsN 1 Ponorogo. Proses jalannya kegiatan tadarus online ini adalah, yang pertama yaitu membuat group whatsapp yang isinya bapakdan ibu serta karyawan yang menghendaki untuk ikut tadarus online. Kemudian peserta memilih jatah membaca dari 30 juz. Setelah itu  peserta membaca juz yang sudah dipilih, dan apabila telah selesai maka langkah selanjutnya adalah peserta memberikan informasi bahwa juz tersebut telah selesai dibaca.

Lalu apa sih Gerakan Furudul Ainiyah itu? Dari segi pengertiannya tadarus Al-Quran dengan Gerakan Furudul Ainiyah itu sama yaitu, bahwa salah satu ibadah yaumiyah yang berupa membaca Quran itu merupakan implementasi dari gerakan furudul ainiyah. Dalam acara tadarus online ini, target untuk putaran khatmil Qurannya adalah 20 kali khatam dan di khataman terakhir akan ditutup bersama dengan baca Quran secara virtual.

“ Tujuan diadakannya tadarus online ini adalah untuk sama-sama saling menguatkan secara spirtualitas di tengah-tengah tekanan hadirnya pandemi Covid-19. Bahwa keseimbangan lahir dan batin harus terus diupayakan”, kata kepala MTsN 1 Ponorogo, ibu Nuurun Nahdiyah.

Leave us a Comment