
Bangga dan Penuh Syukur, 39 Siswa MTsN 1 Ponorogo Raih Momen Istimewa di Wisuda Tahfidz
Sebanyak 3.015 murid jenjang MI, MTs, dan MA se-Kabupaten Ponorogo mengikuti Wisuda Tahfidz yang diselenggarakan oleh Kantor Kementerian Agama Kabupaten Ponorogo pada Sabtu, 14 Februari 2026. Kegiatan yang berlangsung khidmat di Pendopo Kabupaten Ponorogo tersebut menjadi momentum penuh haru dan kebanggaan bagi seluruh peserta dan pendamping.

Dari ribuan peserta yang hadir, MTsN 1 Ponorogo mengikutsertakan 39 murid dalam prosesi wisuda tahfidz tahun ini. Ke-39 murid MTsN 1 Ponorogo yang diwisuda terdiri atas 31 murid dari kelas Tahfidz (9E) dan 8 murid dari luar kelas Tahfidz yang tersebar di beberapa kelas IX. Mereka terbagi dalam beberapa kelompok capaian hafalan, yakni:
- Kelompok 4 (5–10 juz) sejumlah 8 murid: Sakana, Aini, Fathan, Jihan, Bonita, Qenza, Radya, dan Nindya.
- Kelompok 5 (4 juz) sejumlah 24 murid: Naura, Rania, Sabila, Asyifa, Birnisah, M. Abad, M. Azhar, Nasywa, Ridho, Salwa, Shinta, Yulianta, Saskiya, Aditya, Ayudita, Alvira, Anggita, Annisa, Aulia, Chintabela, Diah, Fata, Fatta, dan Imam Thohari.
- Kelompok 20 dan 23 (1 juz) sejumlah 7 murid: Safaraz, Shalun, Shella Natiya, Shofiatun, Zahrani, Andini, dan Anisa Sieka.

Para murid tersebut didampingi oleh Ustadz Ali Mustofa dan Ustadzah Ari Idarota yang dengan sabar membimbing proses hafalan, muroja’ah, serta pembinaan kedisiplinan murid.
Ketua program Tahfidz, Bapak Muh. Khoiruddin, S.Pd.I, M.Pd menyampaikan kesan mendalam atas capaian tersebut.
“Kami merasakan suasana haru, bangga, dan penuh rasa syukur melihat 39 murid berdiri dengan penuh percaya diri sebagai penghafal Al-Qur’an. Perjuangan mereka dalam menjaga konsistensi hafalan, membagi waktu antara pelajaran umum dan tahfidz, hingga melewati proses muroja’ah yang panjang akhirnya terbayar dalam momen wisuda yang istimewa ini,” tuturnya.
Beliau juga berpesan,
“Teruslah menjadi generasi Qur’ani yang rendah hati, disiplin, dan berakhlakul karimah. Jadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup, sumber inspirasi, dan cahaya dalam setiap langkah kehidupan. Semoga Allah SWT senantiasa menjaga hafalan kalian dan menjadikan kalian ahli Al-Qur’an yang membanggakan agama, orang tua, dan bangsa. Aamiin.”
Sementara itu, pendamping program Ibu Faida Halifah, S.Pd. I menyampaikan rasa syukur dan kebahagiaan atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Menurutnya, wisuda tahfidz ini sangat berkesan karena mampu memotivasi anak-anak untuk terus menjaga dan meningkatkan hafalannya. Beliau berharap kegiatan seperti ini dapat dilaksanakan secara rutin setiap tahun.
Wisuda Tahfidz 2026 menjadi bukti nyata komitmen dalam membentuk generasi Qur’ani yang tidak hanya unggul dalam akademik, tetapi juga kuat dalam nilai-nilai keislaman. Partisipasi 39 murid MTsN 1 Ponorogo dalam ajang bergengsi tingkat kabupaten ini diharapkan semakin menguatkan budaya tahfidz di lingkungan madrasah serta menjadi inspirasi bagi siswa lainnya untuk mencintai dan mengamalkan Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.


