
Peringatan Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW sebagai Momentum Peningkatan Iman dan Taqwa
Isra’ Mi’raj merupakan salah satu peristiwa penting yang dialami Nabi Muhammad SAW. Peristiwa ini menjadi salah satu bukti kebesaran Allah SWT. Tak hanya bagi Rasulullah, Isra Miraj juga dimaknai penting oleh seluruh umat Islam. Dari peristiwa inilah, turun perintah untuk menunaikan shalat. Dalam rangka memperingati peristiwa tersebut sekaligus meningkatkan iman dan taqwa warga madrasah, MTsN 1 Ponorogo menyelenggarakan kegiatan Peringatan Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW pada Kamis, 15 Januari 2025, bertempat di Masjid MTsN 1 Ponorogo. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh warga madrasah.

Kegiatan peringatan Isra’ Mi’raj diawali dengan lantunan sholawat Nabi Muhammad SAW oleh Tim Banjari MTsN 1 Ponorogo yang berhasil menciptakan suasana sejuk, khidmat, dan religius. Acara kemudian dilanjutkan dengan sambutan Kepala Madrasah, pembacaan ayat suci Al-Qur’an, serta penyampaian Mauidhoh Hasanah yang berisi pesan-pesan inspiratif tentang makna Isra’ Mi’raj dalam kehidupan sehari-hari.

Dalam sambutannya, Kepala Madrasah MTsN 1 Ponorogo, Bapak Taufik Effendi, S.Ag., M.Pd.I, menyampaikan pentingnya kedisiplinan dan keselarasan dalam organisasi dan pendidikan.
“Dalam organisasi dan pendidikan harus ada satu komando agar semua berjalan selaras. Melalui Isra’ Mi’raj ini, kami berharap peserta didik semakin kuat dalam menjalankan shalat, mampu membaca Al-Qur’an dengan baik, serta menjadikan ibadah sebagai kebiasaan. Ke depannya, kegiatan hari besar Islam di madrasah diharapkan dapat dilaksanakan lebih meriah dan edukatif melalui berbagai lomba antarkelas sebagai bentuk kebanggaan terhadap ajaran Islam,” tuturnya.
Mauidhoh Hasanah disampaikan oleh Waka Kesiswaan, Bapak KH. Latif Usman Wahid, S.Ag. Dalam ceramahnya, beliau menjelaskan bahwa peristiwa Isra’ Mi’raj menegaskan kasih sayang Allah SWT kepada umat Nabi Muhammad SAW.
“Peristiwa Isra’ Mi’raj menegaskan bahwa perintah sholat yang awalnya 50 waktu akhirnya diringankan menjadi 5 waktu sebagai bentuk kasih sayang Allah SWT. Shalat menjadi kunci utama menuju surga dan bukti keimanan, sebagaimana keteguhan para sahabat dalam membenarkan peristiwa Isra’ Mi’raj meskipun dianggap mustahil oleh sebagian orang,” tuturnya.
Di akhir penyampaian Mauidhoh Hasanah, Bapak KH. Latif Usman Wahid, S.Ag. juga memberikan kuis kepada peserta didik terkait ayat Al-Qur’an yang menjelaskan peristiwa Isra’ Mi’raj. Salah satu siswa berhasil menjawab dengan tepat, yaitu Surat Al-Isra ayat 1 yang berbunyi:
“Subhaanalladzii asraa bi’abdihii lailam minalmasjidilharam ilalmasjidil aqsal ladzii baaraknaa hawlahuu linuriyahuu min aayaatinaa innahuu huwas-samii’ul-bashiir”
Kegiatan kemudian ditutup dengan doa bersama.
Peringatan Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW di MTsN 1 Ponorogo ini menjadi momentum penting untuk menumbuhkan kecintaan peserta didik terhadap ibadah, khususnya shalat, serta meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT. Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh warga madrasah mampu mengimplementasikan nilai-nilai Isra’ Mi’raj dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan madrasah, keluarga, maupun masyarakat.


