
Semarak Demokrasi Digital di MTsN 1 Ponorogo: Dari Orasi hingga E-Voting OSIM Masa Bakti 2025/2026
Ponorogo – MTsN 1 Ponorogo kembali melaksanakan pesta demokrasi tahunan melalui Pemilihan Ketua dan Wakil Ketua OSIM masa bakti 2025/2026. Kegiatan ini diawali dengan orasi dan debat terbuka pada Kamis, 9 Oktober 2025 di Panggung Kreasi MTsN 1 Ponorogo, diikuti oleh tiga pasangan calon yang menampilkan gagasan beragam dan inovatif untuk kemajuan madrasah. Kegiatan ini mengusung tema “Satu Suara Satu Perubahan”, menggambarkan bahwasanya satu suara sekalipun memiliki arti dan kekuatan untuk menciptakan perubahan nyata dalam menentukan arah organisasi ke depannya.
Orasi dan debat terbuka berlangsung selama tiga sesi untuk masing-masing jenjang kelas. Dalam kesempatan ini, setiap pasangan menyampaikan visi, misi, serta program kerja unggulan, sekaligus menjawab pertanyaan dari guru, perwakilan siswa, dan pertanyaan acak yang telah disiapkan panitia. Para calon ketua dan wakil ketua OSIM diberikan pertanyaan seputar kepemimpinan, tanggung jawab, serta cara mereka menghadapi berbagai permasalahan organisasi. Melalui sesi ini, siswa dapat menilai kesiapan, kemampuan berpikir kritis, dan cara berkomunikasi masing-masing calon. Kegiatan ini tidak hanya menunjukkan semangat kompetitif, tetapi juga menjadi ajang pembelajaran keberanian dalam mengemukakan pendapat bagi seluruh peserta.
Kegiatan dilanjutkan pada Jumat, 10 Oktober 2025 dengan proses pemungutan suara berbasis digital (e-voting) menggunakan komputer yang dilaksanakan secara bergantian setiap kelas di halaman madrasah. Sistem e-voting ini menjadi wujud penerapan teknologi dalam kegiatan demokrasi siswa, sehingga proses pemilihan berjalan lebih cepat, transparan, dan efisien. Selain itu, tidak hanya siswa yang berpartisipasi dalam pemungutan suara, tetapi juga para guru dan karyawan MTsN 1 Ponorogo. Keterlibatan seluruh warga madrasah ini mencerminkan semangat kebersamaan serta komitmen dalam membangun budaya demokrasi di lingkungan sekolah.
Lebih lanjut dalam sambutannya, Ibu Dian Kurniawati, S.Pd., M.Sc., selaku Pembina OSIM MTsN 1 Ponorogo menyampaikan bahwa kegiatan orasi dan pemilihan ketua serta wakil ketua OSIM bukan sekadar ajang untuk menentukan pemimpin baru, tetapi juga menjadi sarana pembelajaran demokrasi bagi para siswa. Beliau berpesan agar seluruh peserta menunjukkan sikap jujur, sportif, dan bertanggung jawab selama proses pemilihan berlangsung.
“Menjadi pemimpin bukan tentang jabatan, melainkan tentang amanah dan tanggung jawab untuk melayani serta memberi contoh yang baik. Siapapun yang terpilih nanti, semoga dapat menjadi teladan dan penggerak bagi teman-temannya,” tuturnya.
Setelah seluruh proses pemungutan suara selesai, diperoleh bahwa dari 1.023 daftar pemilih tetap (DPT), tercatat 903 pemilih hadir dan memberikan suara, sementara 120 tidak hadir. Hasil akhir perolehan suara menunjukkan pasangan calon nomor urut dua, Azzra Nayaka Arya A. dan Daffazka Alauna H., berhasil meraih suara terbanyak dengan perolehan 404 suara, disusul pasangan nomor urut satu, Fatih Sultan Aryo W. dan Alvian Vicky Rizqullah, dengan 323 suara, serta pasangan nomor urut tiga, Mahestri Allya Inara dan Kasa Hertasiwi N., yang memperoleh 176 suara. Dengan demikian, Azzra Nayaka Arya A. dan Daffazka Alauna H. resmi terpilih sebagai Ketua dan Wakil Ketua OSIM masa bakti 2025/2026.
Melalui kegiatan ini, nilai-nilai demokrasi, kepemimpinan, dan partisipasi aktif dapat ditanamkan sejak dini secara kreatif, modern, dan berintegritas. Selain itu, sebagai bagian dari implementasi Profil Pelajar Pancasila dan Rahmatan lil ‘Alamin (P5RA), kegiatan ini juga menjadi sarana nyata dalam menumbuhkan karakter gotong royong, bernalar kritis, dan berakhlak mulia di kalangan siswa. Dengan demikian, semangat demokrasi yang terbangun diharapkan dapat menjadi bekal penting bagi siswa untuk tumbuh menjadi generasi yang cerdas, bertanggung jawab, dan berjiwa pemimpin.



